Tanaman mimosa pudica – di kenal juga dengan sebutan touch-me-not di katakan sebagai tanaman yang menyimpan banyak misteri di dalamnya. Sejak saat pertama di temukan, banyak yang bertanya-tanya mengapa daun tanaman ini menutup saat di sentuh. Tak hanya saat di sentuh, getaran dasyat yang terjadi di batang tanaman ini juga bisa membuat putri malu menutup sendiri.

Selain sebagai respon terhadap rangsangan fisik, daun tanaman ini juga sebagai respon terhadap kegelapan dan terbuka kembali saat mendapat cahaya. Apa yang membuat tanaman Mimosa Pudica bereaksi seperti itu? Mimosa pudica merupakan tumbuhan perdu dari suku polong-polongan yang mudah di kenali karena daunnya yang cepat menutup bila mendapat rangsangan.

Putri malu menutup daun ketika mereka merasakan duri, kekurangan air, di hinggapi serangga, dan faktor serupa lainnya.

Nah, apakah kamu ingin lebih tahu banyak hal mengenai tanaman yang satu ini? Jika benar, yuk baca artikel berikut ini sampai selesai.

Morfologi Tanaman Mimosa Pudica

Morfologi Tanaman Mimosa PudicaMenurut beberapa hipotesis yang ada, tumbuhan pada dasarnya adalah listrik. Sedangkan sistem saraf manusia juga merupakan impuls listrik yang di aktifkan di neuron dan di teruskan ke neuron lain. Nah, meskipun tumbuhan tidak memiliki otak dan otot seperti manusia dan makhluk hidup lainnya.

Namun makhluk hidup ini juga memiliki listrik yang dapat menghasilkan gelombang partikel yang mengalir dengan lancar dari satu bagian tubuh ke bagian tubuh lainnya sehingga menimbulkan gerakan yang cepat. Salah satu tumbuhan yang memiliki gelombang partikel listrik yang kuat adalah tanaman Mimosa Pudica. Tanaman ini memiliki morfologi sebagai berikut:

Akar

Tanaman Mimosa Pudica memiliki akar warna putih dan sedikit berwarna kekuning-kuningan. Diameter akar nya tidak lebih dari 1-5 mm. Akar mimosa memiliki bau khas yang mirip dengan buah jengkol.

Batang

Tanaman Mimosa Pudica memiliki duri yang bulat, berbulu, dan tajam di sekitar batangnya. Batang nya juga memiliki rambut putih tipis sepanjang 1 – 2 mm. Batang mudanya berwarna hijau cerah dan batang tuanya berwarna merah.

Daun

Bentuk daun nya menyirip dan memiliki ujung yang rata. Daun tanaman ini kecil, majemuk, berbentuk lonjong dan saling berhadapan. Tanaman Mimosa Pudica memilki daun yang berwarna hijau tetapi ada juga yang berwarna merah.

Warna daun bawah putri pemalu (Mimosa pudica Linn) lebih pucat di bandingkan dengan bagian atasnya. Jika di sentuh, daun putri malu akan menutup dengan cepat dan ada duri kecil di tangkai daunnya.

Bunga

Bunga tanaman Mimosa Pudica berbentuk bulat seperti bola, berwarna merah jambu dan bunganya tinggi serta berbulu. Putiknya berwarna kuning dan bunganya panjang. Ketika matahari terbenam, bunga itu menutup seolah-olah layu dan mati, tetapi ketika terkena sinar matahari lagi, ia akan mekar kembali.

Buah

Pada putri malu, buah yang di hasilkan seperti kacang kecil dna terdapat rambut merah yang indah di beberapa bagian tertentu. Batang buahnya memiliki panjang tangkai sekitar 3-4 cm dengan diameter 1-2 mm. Dalam satu tangkai buah terdapat 10-20 buah dengan pangkal buah menempel di ujung pucuk.

Saat buah sudah matang, buah akan meledak hingga bijinya rontok dan menyebar ke segala arah. Benih ini nantinya akan tumbuh menjadi tunas baru.

Baca Juga  15 Jenis Tanaman Pembersih Udara, Dijamin Bikin Sejuk dan Nyaman

Ciri-Ciri Tanaman Mimosa Pudica

Tanaman Mimosa Pudica memiliki ciri-ciri fisik yang khas dan berbeda dari kebanyakan tanaman lainnya. Berikut adalah beberapa ciri-cirinya:

Tangkai Daunnya Berwarna Merah Hati

Jenis tanaman Mimosa Pudica ini memiliki batang berwarna merah hati (saat masih muda atau di ujung pucuk). Putri malu ini bisa tumbuh di tanah yang kering dan berpasir. Tanaman dengan daun sensitif ini juga mudah di temukan di sepanjang bantaran irigasi, bantaran sungai, dan pekarangan di sekitar rumah.

Daun Putri Malu yang Mengatup

Daun tanaman Mimosa Pudica jika di sentuh akan merespon dengan cepat dengan mengatupkan daunnya. Fungsi khas dari tanaman ini adalah untuk menipu atau melindungi diri dari pemangsa (terutama herbivora).

Sebenarnya semua jenis polong-polongan seperti petai cina dan lainnya juga bisa mengatupkan daunnya. Namun daunnya menutup hanya pada saat matahari terbenam, dan pada pagi hari setelah matahari terbenam membuka kembali.

Sedangkan tanaman Mimosa Pudica merupakan tanaman leguminosa yang paling sensitif, selain menutup daunnya saat matahari terbenam, putri malu dapat menutup daunnya saat di sentuh dan membuka daunnya setelah beberapa menit kemudian. Oleh karena itu, daun menutup yang enggan di jamah merupakan ciri khusus tumbuhan polongan ini.

Putri Malu Memiliki Batang Berduri Tajam

Seperti yang sudah di sebutkan di atas, tanaman ini memiliki duri yang tajam. Fungsi khusus duri yang di miliki tanaman ini adalah untuk melindungi dirinya sendiri dari hewan-hewan pemangsa seperti sapi, kerbau dan domba.

Manfaat Tanaman Mimosa Pudica

Selain memiliki julukan yang menarik, tanaman Mimosa Pudica jua memiliki sifat antibakteri, antivenom, antifertilitas, antikonvulsan, antidepresan, afrodisiak, dan berbagai aktivitas farmakologi lainnya. Berikut ini beberapa manfaat tanaman putri malu untuk tubuh manusia.

Baca Juga  Manfaat Tanaman Kunyit Untuk Mengobati Berbagai Penyakit

Kaya akan Antioksidan

Tanaman Mimosa Pudica ini merupakan tanaman dengan antioksidan yang sangat tinggi. Tumbuhan yang sering di sebut sebagai putri malu ini juga mengandung fitokimia dan vitamin dengan sifat antioksidan. Kandungan antioksidan pada putri malu di sebutkan terdapat pada batang dan biji tanaman itu sendiri.

Baik untuk Kesehatan Usus

Penelitian mengatakan bahwa tanaman Mimosa Pudica dapat membantu mencegah sakit maag dengan mengurangi keasaman lambung. Benih tanaman ini di katakan membantu menyingkirkan parasit. Hal ini di sebabkan oleh gel mucilaginous yang terbentuk oleh tanaman ini saat bersentuhan dengan cairan apa pun.

Berdasarkan uraiannya, gel yang di di hasilkan putri malu di katakan efektif untuk mengeluarkan racun, parasit atau kontaminan yang masuk ke seluruh saluran pencernaan dan kemudian di keluarkan bersama feses karena tidak dapat di cerna.

Baik untuk Kesehatan Kulit

Sejak zaman dahulu, tanaman ini di gunakan secara tradisional untuk mengobati eksim, wasir, dan luka kulit. Manfaat putri malu untuk mengatasi masalah kulit dapat di gunakan secara topikal dalam bentuk salep atau secara oral dalam bentuk ekstrak.

Selain itu, tanaman putri malu ini juga konon bisa melindungi tubuh dari mikroba jahat penyebab infeksi dan penyakit. Salah satunya adalah kandungan seng dan tembaga yang di gunakan dalam suplemen yang terbukti dapat mendukung elastisitas kulit dan mencegah keriput.

Memiliki Sifat Anti Kanker

Tanaman Mimosa ini di katakan mengandung setidaknya delapan fitokimia dengan sifat anti kanker di dalamnya. Studi laboratorium telah menemukan bahwa flavonoid yang ada dalam putri malu dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara.

Selain itu, zat seperti myricetin, L-mimosine, dan asam amino pada putri malu ini juga memiliki sifat yang dapat mengganggu pertumbuhan sel kanker limfatik.

Itulah dia ulasan mengenai tanaman Mimosa Pudica yang tidak banyak di ketahui orang. Bagaimana? Apakah menurutmu ulasan ini menarik? Nyatanya ada banyak hal yang menyimpan manfaat meski terlihat mengganggu sekalipun, Ya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.
close