Dulu, orang mungkin hanya menanam saja tanpa tahu cara merawat tanaman singkong dengan teknik yang benar. Namun, kini singkong banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan industri sehingga harus dirawat dengan cara yang benar.

Singkong saat ini tidak hanya identik dengan makanan orang desa saja, melainkan sudah jauh naik kelas. Singkong diolah menjadi berbagai jenis makanan ringan, mulai dari keripik hingga kue. Selain itu, singkong juga dikenal sebagai bahan campuran dalam pembuatan mie.

Umbi singkong merupakan sumber karbohidrat dengan kalori rendah tapi kaya protein, sehingga cocok untuk menu diet. Nutrisi pada umbi singkong cukup lengkap, mulai dari sumber energi sampai zat antioksidan alami.

Tanaman singkong hampir semua bagiannya dapat dimanfaatkan, tidak hanya umbinya saja. Daun singkong dikenal sebagai bahan sayuran andalan di restoran Padang. Sedangkan kulitnya bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak, seperti sapi.

Bukan sebatas itu saja, bagian batang pohon dimanfaatkan sebagai kayu bakar ataupun pagar hidup. Mengingat banyaknya manfaat tersebut, tidak salah kalau memanfaatkan pekarangan untuk menanam singkong. Bagaimana cara perawatan pohon singkong yang benar? Simak disini.

Baca juga:

Langkah dan Cara Merawat Tanaman Singkong di Pekarangan

Meskipun mudah ditemukan di pasar, tapi kalau bisa menanam dan panen sendiri tentunya lebih memuaskan dan hemat. Untuk memperoleh panen singkong yang bagus, beginilah cara merawatnya.

1. Pilih Bibit yang Unggul

Pilih Bibit yang Unggul

Berhasil tidaknya cara merawat tanaman singkong sangat tergantung dari pemilihan bibit yang ditanam. Oleh sebab itu, pilihlah bibit singkong yang berkualitas bagus supaya nantinya hasilnya juga bagus.

Selain bagus, gunakan bibit yang karakteristiknya sesuai dengan lokasi tempat menanam. Bagaimana cara memilih bibit singkong yang bagus dan sesuai tanahnya, silahkan ditanyakan pada toko pertanian.

2. Olah Lahan dengan Baik

Olah Lahan dengan Baik

Bagus atau tidaknya kualitas pohon singkong juga dipengaruhi oleh bagaimana cara pengolahan lahannya. Tanaman singkong membutuhkan tanah yang gembur, subur dan kaya akan unsur hara. Lakukan pengolahan lahan pada saat musim kemarau atau awal-awal penghujan.

Jika lahan yang akan dipakai konturnya miring, atur dulu supaya bisa tegak lurus posisinya. Tujuannya supaya tanah tidak hilang tergerus akibat adanya erosi, terutama di saat musim hujan.

 

3. Pupuk Tanaman Singkong

Pupuk Tanaman Singkong

Seperti halnya tanaman lainnya, pemberian pupuk akan membuat pohon singkong tumbuh lebih subur dan bagus. Karena lahan terbaik untuk tanaman singkong adalah yang mengandung unsur hara tinggi, pupuk yang direkomendasikan yakni kompos dan pupuk kandang.

Cara pemupukan tanaman singkong yang benar adalah satu sampai dua kali setiap bulan. Perlu diketahui bahwa pohon singkong termasuk jenis tanaman yang dapat bertoleransi dengan tanah yang asam. Inilah alasannya mengapa diperlukan pupuk yang kaya nutrisi dan unsur hara.

4. Bersihkan dari Gulma

Bersihkan dari Gulma

Membersihkan tanaman singkong dari gulma yang mengganggu menjadi bagian penting dari cara merawat tanaman singkong yang baik. Setidaknya lakukan pembersihan gulma di sekitar pohon singkong sebanyak 2x dalam satu musim.

Pembersihan gulma ini dimaksudkan agar pohon singkong tidak kekurangan nutrisi akibat diserap oleh tanaman pengganggu di sekitarnya. Pembersihan gulma juga bermanfaat untuk menjaga kualitas tanaman singkong itu sendiri.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.