Tanaman temu kunci merupakan tanaman tanaman yang kaya akan nutrisi. Ramuan ini mengandung air, protein, nitrogen, gula, etanol dan zat larut air lainnya. Selain itu, temu kunci memiliki sifat anti alergi, anti bakteri, anti kanker, anti inflamasi dan antioksidan.

Tanaman ini juga mengandung berbagai senyawa seperti minyak esensial, alkaloid, flavonoid dan fenol. Terlepas dari hal itu, lalu apa saja manfaat dari tanaman temu kunci? Dan apa efek sampingnya jika di gunakan secara berlebihan? Untuk mengetahui jawabannya, kamu bisa menyimak ulasan berikut.

Manfaat Tanaman Temu Kunci

Tanaman temu kunci memiliki rimpang yang mengelompok menyerupai kunci. Bagian tanaman ini yang di manfaatkan adalah rimpangnya, karena dapat memberi cita rasa tersendiri pada makanan. Meski tidak banyak mengandung nutrisi, temu kunci mengandung minyak atsiri. Dan banyak senyawa flavonoid yang memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, antara lain:

Menghilangkan Batuk Kering

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa tanaman temu kunci dapat mengobati batuk kering. Hal ini berkat kandungan antioksidan yang bermanfaat meningkatkan imunitas tubuh hingga memperbaiki gejala batuk kering. Untuk mendapatkan manfaat tersebut, kamu bisa memanfaatkan tanaman ini sebagai obat herbal atau dicampur pada makanan. Misalnya saja pada labu kuning atau sayuran.

Obat Alami Infeksi Bakteri

Tanaman temu kunci memiliki sifat antibakteri yang efektif mencegah dan mengobati gangguan kesehatan akibat bakteri. Sebuah studi menyatakan bahwa ekstrak Boesenbergia pandurata bekerja efektif menekan pertumbuhan bakteri Aeromonas hydrophila.

Mencegah Radikal Bebas

Selain itu, tanaman ini juga mengandung antioksidan flavonoid dalam jumlah besar. Antioksidan sendiri sangat penting karena membantu mencegah radikal bebas yang dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.

Sebuah studi mengatakan bahwa flavonoid tanaman ini dapat mencegah kerusakan akibat radikal bebas dengan cara menghilangkannya. Radikal bebas mengoksidasi flavonoid menjadi lebih stabil dan kurang reaktif.

Sederhananya, flavonoid menstabilkan spesies oksigen reaktif dengan bereaksi dengan senyawa radikal reaktif. Tingginya reaktivitas flavonoid inilah yang membuat radikal menjadi tidak aktif.

Memiliki Sifat Antijamur

Para ahli telah menguji aktivitas antijamur ekstrak rimpang temu kunci terhadap beberapa jenis jamur, salah satunya Candida albicans. Jamur jenis ini menimbulkan berbagai penyakit akibat infeksi jamur pada kulit, mulut, dan alat kelamin.

Mengatasi Periodontitis

Ini adalah penyakit inflamasi yang menyerang jaringan pendukung gigi. Jika tidak di tangani dengan benar, maka kondisi ini bisa memicu kerusakan jaringan. Para ahli percaya bahwa ekstrak temu kunci memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi yang dapat mengobati dan meringankan gejala periodontitis.

Pencegahan Penyakit Kanker

Menariknya lagi, ramuan temu kunci juga memiliki khasiat anti kanker yang bisa di dapatkan secara alami jika ekstraknya di konsumsi. Tentu saja khasiat ini dapat mengurangi risiko munculnya sel-sel abnormal pada tubuh.

Menghilangkan Gejala HIV

Amoeba Entamoeba histolytica merupakan penyebab infeksi amebiasis. Kondisi ini menyebabkan diare kronis dan parah pada pasien HIV. Faktanya, temu kunci mengandung ekstrak kloroform dari Boesenbergia rotunda, Alpinia galanga.

Dan Barleria lupulina yang mampu menghambat perkembangbiakan amuba pada pasien HIV. Namun, di perlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan efektivitas tanaman ini terhadap HIV.

Mengurangi Risiko Giardiasis

Giardiasis adalah penyakit pencernaan yang di sebabkan oleh infeksi usus kecil oleh parasit Giardia lamblia. Permasalahan ini sering terjadi di daerah padat penduduk akibat buruknya sanitasi dan kualitas air yang tidak bersih.

Tanaman Temu Kunci mengandung senyawa kimia alami yang dapat menekan parasit penyebab giardiasis. Selain itu, ekstrak kloroform dan metanol ramuan ini mengandung senyawa bioaktif yang membantu mencegah gejala penyakit tersebut.

Pencegahan Karies Gigi

Bakteri Streptococcus mutans dan Lactobacillus merupakan patogen penyebab kerusakan gigi, karies dan gigi berlubang. Untuk mencegah tumbuhnya bakteri tersebut, kamu bisa mengonsumsi tanaman ini dengan cara berkumur atau mengoleskannya pada pasta gigi.

Pengobatan Sakit Maag

Tak lupa, temu kunci juga memiliki efek anti maag yang mampu mengurangi peradangan pada lapisan lambung. Terdapat juga efek antioksidan yang dapat mengurangi zat reaktif asam tiobarbiturat dan menghilangkan gangguan ini.

Dengan banyaknya manfaat tersebut, tak heran jika banyak orang yang memanfaatkan tanaman ini sebagai obat herbal, termasuk para wanita.

Efek Samping Dari Penggunaan Tanaman Temu Kunci

Meski memiliki sederet manfaat baik bagi tubuh, bukan berarti ramuan ini bisa di konsumsi secara berlebihan. Perlu kamu ingat, bahwa segala sesuatu yang berlebihan tidak baik. Bahkan obat-obatan pun bisa menjadi racun jika di konsumsi secara berlebihan.

Hal ini juga berlaku pada tanaman temu kunci. Sebagai tanaman herbal, manfaat temu kunci memang beragam, namun jika di konsumsi berlebihan justru menimbulkan sejumlah dampak buruk bagi tubuh manusia. Berikut adalah beberapa efek samping dari tanaman temu kunci yang harus kamu ketahui, yaitu:

Reaksi Alergi

Selama ini alergi hanya identik dengan konsumsi telur dan makanan laut. Sudah bukan rahasia lagi kalau makanan ini bisa menimbulkan reaksi alergi pada tubuh. Namun, makanan laut dan telur bukanlah satu-satunya makanan yang dapat menyebabkan alergi.

Karena tanaman herbal seperti temu kunci juga dapat menyebabkan alergi. Pada sebagian orang, tanaman ini bisa menyebabkan alergi. Alergi ini biasanya ditandai dengan sejumlah gejala seperti pembengkakan pada bibir dan wajah, kulit gatal, dan sesak napas.

Jika kamu mengalami berbagai reaksi alergi tersebut. Sebaiknya segera kunjungi dokter terdekat untuk mendapatkan pengobatan dan obat anti alergi.

Iritasi Pada Kulit

Selain menyebabkan kulit gatal, efek samping lain yang sering terjadi adalah iritasi pada kulit. Biasanya iritasi ini di sebabkan oleh rasa gatal yang hebat dan membuat kita berhenti menggaruk.

Menggaruk kulit terus-menerus menyebabkan iritasi kulit. Hal ini tentu tidak bisa di biarkan begitu saja. Jika kamu mengalami gejala-gejala tersebut setelah mengonsumsi temu kunci, segera hubungi dokter terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Menyebabkan Diare

Selain di gunakan sebagai penyedap masakan, temu kunci juga sering di gunakan sebagai obat herbal. Sayangnya, bagi sebagian orang, ramuan herbal atau obat-obatan yang mengandung temu kunci justru bisa membuat sakit perut bahkan menyebabkan diare.

Jika kamu mengalami diare atau sakit perut setelah mengonsumsi jamu atau ramuan yang mengandung temu kunci, berarti perutmu tidak dapat menerima ramuan atau apapun yang mengandung temu kunci tersebut.

Hentikan meminum larutan tersebut dan segera minum obat anti diare, atau jika keluhannya sudah parah, segera ke klinik terdekat. Meskipun manfaatnya berbeda-beda, tidak semuanya cocok untuk temu kunci.

Bagi yang sedang fit, obat herbal dasar ini akan sangat membantu untuk menjaga kesehatan tubuh. Kalaupun ternyata kurang cocok, kamu bisa mencoba kombinasi herbal lainnya. Jadi jangan memaksakan diri untuk meminumnya terus-menerus.

Penutup

Untuk menjaga kesehatan tubuh, kamu bisa melakukannya dengan berbagai cara, salah satunya dengan mengonsumsi tanaman herbal yang bermanfaat atau bahkan bisa di jadikan obat herbal. Nah, bagi yang masih bingung mengenai obat herbal bisa mempelajari lebih lanjut pada artikel ini.

Mungkin itu saja penjelasan mengenai beragam manfaat tanaman temu kunci serta efek samping yang bisa kami sampaikan. Semoga bermanfaat bagi seluruh pembaca.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.