Menanam jahe merah di polybag maupun pot yang tepat dapat di lakukan dengan memilih rimpang berkualitas baik. Setelah itu penanaman jahe dapat di lanjutkan dengan menyiapkan media tanam dan merawat tanaman dari hama dan gulma.

Para pembudidaya jahe merah juga mengatakan kalau proses menanam jahe merah di polybag maupun pot itu sangatlah mudah. Tapi bagaimana ya caranya? Berikut ini akan kami jelaskan bagaimana cara menanam jahe merah serta cara pemupukan nya agar nantinya kamu bisa mendapatkan rimpang jahe yang besar saat pemanenan.

Cara Menanam Jahe Merah di Polybag

Menanam jahe merah di polybag yang benar membutuhkan waktu 3-4 bulan untuk bisa di panen. Namun untuk medapatkan hasil yang maksimal, maka kamu harus melakukan beberapa cara berikut:

Pilih Biji atau Rimpang

Cara menanam jahe merah di polybag yang benar di awali dengan pemilihan bibit atau rimpang. Pilihlah rimpang jahe yang masih segar, berukuran besar, berkualitas baik, dan mempunyai tunas umur 10 bulan yang banyak.

Ciri-ciri rimpang jahe baik, yaitu ukuran rimpangnya besar, penampakan fisik rimpangnya segar dan tidak keriput, serta tidak ada cacat atau tanda-tanda serangan hama. Proses pemilihan rimpang di lakukan dengan cara utama menanam jahe dalam banyak polybag.

Dengan cara di tempatkan pada ruangan atau tempat sejuk. Kemudian siram dengan air dan di amkan beberapa saat hingga tumbuh tunas baru. Jika ada yang membusuk pada proses ini, segera pisahkan agar tidak menjalar ke rimpang lain.

Baca Juga : Cara Menanam Jahe Dalam Karung yang Benar dan Tepat

Potong Rimpang Jahe

Kemudian, benih jahe di kecambahkan terlebih dahulu dengan cara memotong rimpang jahenya. Setelah itu letakkan potongan rimpang tersebut di tempat sejuk hingga tumbuh tunas.

Siapkan Polybag

Selanjutnya mulailah membuat polybag dengan diameter sekitar 40 cm. Ukuran polybag yang tepat akan membantu menunjan pertumbuhan tanaman jahe merah yang akan kamu tanam. Jika kamu memilih ukuran polybag yang terlalu kecil, maka ini akan menghambat pertumbuhan akar dari tanaman jahe merah. Sehingga nantinya jahe merah tidak akan berkembang dengan baik.

Persiapan Media Tanam

Setelah menyiapkan polybag, selanjutnya siapkan media tanam. Saat menanam jahe di sarankan menggunakan media tanam dengan campuran kulit kayu, kompos, pupuk kandang dan tanah dengan perbandingan 2:1:1:2.

Siapkan media tanam yang di anjurkan, diamkan media yang sudah di komposkan selama kurang lebih 7 hari. Agar terjadi proses fermentasi alami dan tanah siap di tanami jahe.

Mulailah Menanam Jahe

Cara menanam jahe selanjutnya adalah dengan memulai penanaman dengan membuat lubang di tengah polybag sesuai dengan ukuran bibit. Kemudian tanam jahe dengan posisi mata tunas menghadap ke atas.

Perawatan Jahe

Cara menanam jahe ini di harapkan dapat memberikan hasil panen yang memuaskan. Siram dua kali sehari agar media tanam tidak mengering. Tanah polybag tidak boleh mengering dan harus selalu lembab agar tanaman jahe dapat bertahan hidup.

Mengendalikan Hama Jahe

Selanjutnya, mulailah mengendalikan hama jahe. Pengendalian hama dan penyakit di lakukan dengan penyemprotan pestisida secara rutin. Di sarankan agar melakukan pengendalian hama penyakit jahe dengan melakukan tindakan pencegahan.

Mulailah dengan penanganan benih yang sehat, penggunaan benih sehat, penyiraman dan penyiangan. Menanam jahe dengan cara ini, membantu mencegah bakteri Ralstonia yang merupakan penyebab utama busuk akar jahe. Pencegahan penting karena tidak ada pengendalian hama yang memadai.

Kemudian di tegaskan bahwa gulma biasanya banyak tumbuh pada saat tanaman jahe berumur 6 bulan. Namun di sarankan untuk melakukan penyiangan pada saat tanaman jahe berumur 4 bulan untuk menghindari kerusakan pada akar yang nantinya dapat merusak bibit jahe.

Baca Juga : 6 Cara Merawat Tanaman Jahe yang Benar, Anti Gagal!

Persiapan Masa Panen

Cara menanam jahe terakhir ialah mempersiapkan masa panen. Pemanenan dapat di lakukan pada saat bibit berumur 9-10 bulan. Bisa juga saat batangnya kering dan daunnya berubah warna menjadi hijau menjadi kuning.

Cara Menanam Jahe Merah di Pot

Cara menanam jahe merah di pot sangatlah mudah. Namun sebaiknya di tanam pada awal musim hujan, sekitar bulan september atau oktober, agar tanaman dapat menyerap air. Hal ini di karenakan jahe membutuhkan air yang cukup pada masa pertumbuhannya. Berikut caranya:

  1. Carilah rimpang jahe berukuran besar berumur minimal 10 bulan
  2. Potong rimpang jahe dan kecambahnya, kemudian letakkan potongan rimpang tersebut di tempat yang sejuk hingga kecambahnya bertunas
  3. Siapkan pot dengan diameter sekitar 40 cm untuk menanam jahe
  4. Alat tanam kulit kayu, kompos, pupuk kandang dan tanah dengan perbandingan 2:1:1:2 lalu campur semuanya
  5. Setelah tanah di dalam pot tercampur, buat lubang di tengahnya sesuai dengan ukuran tanaman. Selanjutnya tanam rimpang jahe, pastikan pucuknya mengarah ke atas
  6. Siram tanaman jahe dalam pot tersebut 2x sehari untuk menjaga tingkat kelembapan media tanam
  7. Jika terdapat hama atau penyakit, lakukan penyemprotan secara teratur untuk mencegah penyebaran lebih lanjut
  8. Setelah berumur 9 – 10 bulan, tanaman jahe siap di panen, di tandai dengan mengeringnya batang dan berubahnya warna daun dari hijau menjadi kuning

Pemupukan Jahe Merah

Jahe merah merupakan tanaman yang rimpangnya di manfaatkan sebagai obat herbal dan bahan kuliner. Oleh karena itu, pemupukan menggunakan pupuk organik lebih di anjurkan agar konsumsinya lebih aman dan sehat.

Namun pilihlah pupuk organik yang mengandung unsur hara makro-mikro lengkap dan bakteri patogen yang baik bagi tanah dan tanaman. Gunakan produk GDM Organik yang sangat efektif menghasilkan rimpang jahe merah yang besar dan sehat. Hal ini di karenakan produk GDM Organic mengandung:

  1. Nutrisi makro-mikro yang lengkap, serta bakteri patogen yang dapat mencegah serangan hama dan penyakit
  2. Mempercepat pertumbuhan dan perkembangan tanaman jahe merah
  3. Dan mendukung pertumbuhan rimpang jahe merah

Kamu dapat menggunakan pupuk jahe merah sebagai berikut:

A. Pemupukan Jahe Merah 0-3 Bulan

  1. Campurkan 250ml Pupuk Cair Organik Spesialis Makanan GDM dengan air dalam hand sprayer
  2. Campur hingga rata
  3. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman, terutama bagian bawah daun. Aplikasikan pada seluruh pot tanaman jahe merah hingga larutan pupuk mineral habis
  4. Ulangi aplikasi ini seminggu sekali

B. Pemupukan Jahe Merah 3 Bulan

  1. Sebarkan pupuk organik GDM SaMe Granule Bio dengan takaran 50 gram per pot secara merata ke seluruh permukaan tanah
  2. Sirami tanah hingga basah
  3. Campurkan 100ml GDM Black BOS ke dalam hand sprayer/ember berisi air
  4. Campur GDM Black BOS dan air hingga homogen
  5. Basahi atau semprotkan larutan GDM Black BOS ke tanah

C. Pemupukan Jahe Merah Umur >3 Bulan

  1. Campurkan 250ml Pupuk Cair Organik Spesialis Makanan GDM dengan air dalam hand sprayer
  2. Campur hingga rata
  3. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman, terutama bagian bawah daun. Aplikasikan pada seluruh pot tanaman jahe merah hingga larutan pupuk mineral habis
  4. Ulangi aplikasi setiap 2 minggu

Di atas adalah cara menanam jahe merah di polybag maupun pot serta pemupukannya. Mudah, bukan? Nah, jika kamu penasaran ingin mencoba, maka bisa menggunakan cara tersebut.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.