Membuat Kebun Sayur Di Pekarangan Rumah – Memiliki kebun sayur di pekarangan rumah sendiri Anda bisa menjadi sangat menyenangkan dan mengasyikkan, Anda bisa dapat  mengisi waktu senggang dengan hal yang berguna sekaligus menekan biaya pengeluaran belanja. Anda jadi tidak perlu lagi menghabiskan banyak uang hanya untuk membeli banyak bahan makanan.

Selain itu pula sayuran yang Anda  tanam sendiri juga menjadi lebih sehat untuk dikonsumsi karena sudah tentu terjamin kualitas serta kehigenisannya. Namun sayang, tidak semua orang mau membuat kebun sayur mereka sendiri di rumah.

Mungkin itu karena lahan yang terbatas atau karena memang terlalu banyak yang harus mereka lakukan. Padahal, kenyataanya membuat kebun sayur tidaklah serumit seperti yang kebanyakan orang pikirkan. Keuntungan lain dari membuat kebun sayur dipekarangan rumah adalah Anda bisa menambah keasrian lingkungan rumah Anda.

Berbagai jenis sayuran yang biasa ditanam di ladang tentunya juga bisa ditanam di pekarangan rumah.  Namun bagaimana cara membuat kebun sayur di perkarangan rumah? yuk simak pembahasan berikut .

8 Cara Mudah Membuat Kebun Sayur Di Pekarangan Rumah

Menanam aneka macam sayur kini tidak lagi harus dilakukan di lahan ataupun ladang yang luas, Anda bahkan bisa melakukannya di gang-gang jalan atau bahkan pekarangan rumah yang sempit. Tidak hanya di daerah desa dengan udara yang sejuk, tetapi di daerah kota pun Anda bisa membuat kebun sayur di pekarangangan rumah sendiri. Tertarik untuk membuat kebun sayur sendiri di rumah? Simak cara mudahnya dibawah ini.

1.      Memilih Lokasi

Pilihlah lokasi yang sesuai, tidak harus luas asalkan tempat itu pas dan tidak tercemar. Contohnya seperti di pekarangan rumah belakang. Untuk menjadikan kebun sayur yang baik pula, Anda perlu memilih lokasi yang bisa dipastikan mendapat sinar matahari secara penuh.

Hal ini disebabkan karena pancaran sinar energi yang terdapat pada sianr matahari merupakan sumber energi utama bagi tumbuhan termasuk sayur-sayuran agar bisa dan dapat tumbuh dengan baik dan subur.

2.      Perencanaan Jenis Sayuran

Rencanakan jenis sayuran apa saja  yang  Anda inginkan, hal itu karena pekarangan rumah adalah lahan terbatas dan tidak seluas lahan terbuka lain seperti ladang, jadi tidak semua macam sayuran bisa Anda tanam di pekarangan itu.

Oleh karena itu, penting juga untuk  memilih jenis- jenis sayuran apa yang paling Anda butuhkan , ada baiknya Anda memilih yang ukurannya cukup kecil agar tidak terlalu memakan banyak tempat. Sebagai pemula Anda bisa memilih jenis sayuran yang mudah cara perawatannya. Beberapa sayur yang cocok untuk pemula seperti selada, bayam, serta daun bawang.

3.      Media Tanah

Tanah yang baik adalah tanah yang kaya akan unsur hara, karena unsur hara yang terkandung merupakan salah satu faktor penting untuk  menunjang metabolisme pada sayuran. Kandungan nutrisi yang ada pada tanah sama pentingnya dengan energi dari sinar matahari.

Oleh karena itu, supaya sayuran yang Anda tanam bisa tumbuh dengan subur, pastikan tanah yang Anda gunakan memiliki kandungan organik yang cukup baik dan tinggi. Untuk itu Anda bisa menambahkan kompos, seperti  pupuk kandang, atau pupuk organik lain sebagai media tanam. Kandungan organik yang ada di dalam kompos dapat Anda buat sendiri dari penguraian makanan sisa.

Sedangkan jika Anda memilih  pupuk organik, Anda bisa memperolehnya  dari kotoran hewan, seperti kotoran sapi, kerbau, atau pun kotoran ayam. Kandungan unsur hara yang tinggi dalam tanah membuat tanah menjadi lebih ringan, hingga bisa membuat air  mengalir dengan baik, juga memungkinkan akar dari sayuran bisa tumbuh lebih cepat.

4.      Bentuk Kebun Sayur

Setelah menentukan lokasi pekarangan rumah mana yang cocok untuk dijadikan kebun sayur, langkah selanjutnya ialah  memilih bentuk kebun sayur apa yang ingin Anda buat. Anda bisa memilih metode dinding vertikal, sebab metode ini adalah salah satu metode berkebun paling populer,  apalagi untuk jenis kebun rumahan.

Dinding vertikal adalah lanskap berbentuk  vertikal yang dirancang dengan menggunakan anyaman berbahan kawat, jaring atau bisa juga menggunakan bahan lainnya. Kemudian anyaman tersebut nanti bisa Anda tempelkan pada rangka kayu. Jika Anda menggunakan desain keseluruhan dengan metode dinding vertikal ini, maka kebun sayur akan terlihat seperti dinding yang menopang tanaman.

Selain itu Anda bisa juga menggunakan metode lain, seperti menanam di pot misalnya. Jika lahan pekarangan di rumah Anda terbatas, metode ini adalah yang paling cocok untuk dipilih. Hampir semua jenis sayur bisa ditanam di dalam pot. Metode pot ini juga sangat praktis dan memudahkan Anda untuk memindahkan sayuran saat membutuhkan lebih banyak sinar matahari.

Jika  Anda punya waktu senggang lebih banyak dan ingin metode yang lebih komplit maka tanam langsung di tanah aadalh solusinya. Metode tanam langsung ditanah ini telah digunakan selama berabad-abad lamanya. Namun,dengan metode ini tentu saja Anda harus mengerahkan tenaga lebih banyak lagi. Sebab, Anda masih harus menggali dan juga mengolah tanah dengan pupuk ataupun kompos.

Baca Juga : Langkah-Langkah Menanam Kurma Di Pot Yang Mudah Dilakukan

5.      Proses Tanam

Dalam proses penanaman ini usahakan agar Anda memilih bibit  sayuran yang sudah tumbuh seAndar 5-10 cm. Benih tanaman ini yang baik dan mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan dan juga mudah untuk tumbuh subur. Nah, setelah benih selesai kit siapkan, Anda bisa langsung menanamnya di media tanam yang sebelumnya sudah disiapkan.

6.      Jadwal Penyiraman

Sayuran membutuhkan air yang cukup untuk bisa tumbuh dengan baik. Untuk itu Anda perlu membuat jadwal menyiram yang tepat. Sambil melakukan proses siram-menyiram, Anda juga bisa memeriksa apakah sayuran yang Anda tanam bebas dari gangguan gulma atau hama. Anda bisa meluangkan waktu setidaknya  15 atau 20 menit di pagi atau sore hari.

7.      Pemberian Pupuk

Perlu pengamatan yang teliti ketika proses pemberian pupuk, pastikan  tidak melebihi tingkat yang diukur. Pada tahap ini  tanaman memerlukan kompos ataupun  pupuk cair, hal itu akan sangat membantu proses pertumbuhan sayuran Anda. Jika di perlukan, Anda juga bisa menambahkan pupuk mineral.

Karena pupuk di berikan dengan tujuan untuk memberikan nutrisi yang cukup pada sayuran organik dalam skala yang luas. Untuk bahan pupuk lainnya, Anda bisa mencampurkannya dengan inokulan mikroba seperti teh kompos dan sumber gula seperti halnya molase. Hal itu Anda lakukan karena mikroba yang baik bisa memberikan tambahan unsur hara yang penting bagi tanah.

8.      Proses Panen

Inilah saat yang telah Anda tunggu-tunggu. Daalam proses ini pastikan agar Anda  tidak merusak tanaman dengan memanennya dengan benar. Biasanya memanen sayuran daun relatif mudah yaitu Anda bisa  langsung mencabutnya  dari akarnya. Sedangkan untuk sayur buah cukup dengan mengambil buah yang sudah di hasilkan.

Nah, itulah langkah- langkah yang Anda perlukan untuk membuat kebun sayur di pekarangan rumah. Pada awal melakukannya, mungkin akan terasa sulit bagi Anda yang belum  punya pengalaman. Tetapi jika sudah terbiasa dan telah mahir melakukannya, tentu kegiatan itu akan menjadi kesenangan tersendiri. Lalu nanti Anda bisa terus mengembangkannya menjadi hobi baru yang menarik untuk dilakukan.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.