Cara Memperbanyak Tanaman – Berkebun atau bercocok tanam sudah menjadi hobi bagi banyak orang, dengan berkebun ada kepuasan tersendiri ketika tanaman yang di tanam bisa menghasilkan sesuatu.

Memiliki satu atau dua tanaman tidak akan menjadi tantangan dalam merawatnya, karena yang memiliki hobi berkebun pasti memiliki banyak jenis tanaman dalam jumlah banyak.

Aneka Jenis Cara Memperbanyak Tanaman

Cangkok

Kata cangkok sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, terutama masyarakat yang sibuk atau bekerja tidak jauh dari tanaman. Cangkok sendiri merupakan cara memperbanyak tanaman dengan cara membuat akar baru dari batang.

Setelah akar tumbuh dari batang, batang tersebut akan di potong dan kemudian di pindahkan ke tanah lain. Ada beberapa syarat yang harus di perhatikan agar proses cangkokan berhasil, antara lain:

  • Cabang yang akan di gunakan untuk cangkok minimal harus berwarna coklat muda dan memiliki kulit yang halus
  • Pilihlah batang yang tidak terlalu tua
  • Pastikan ukuran batang pas, tidak terlalu kecil atau terlalu besar
  • Pilih batang lurus jika Anda berencana untuk mencangkok

Cara melakukannya cukup sederhana, kita tinggal memilih batang yang akan di cangkok. Kemudian buat keratin pada korteks dengan jarak antara keratin 5-10cm. Setelah itu kita kupas batang tanaman di atas lapisan kayu yang agak berlendir (disebut lapisan kambium). Kemudian bersihkan lapisan lendir dari batang tanaman, lalu jemur hingga kering.

Langkah terakhir cukup membungkus/membalut batang dengan campuran tanah dan pupuk organik menggunakan sabut atau plastik. Jika Anda menggunakan plastik, jangan lupa untuk membuat lubang untuk membilas dan air masuk ke dalam kemasan.

Agar batang cangkokan kita cepat tumbuh akar, jangan lupa di siram minimal 2 hari sekali. Setelah itu, jika akarnya tumbuh banyak, kita bisa memotongnya dan memindahkan batang yang berakar ke media lain.

Keuntungan Serta Kerugian Dengan Cara Cangkok

Ada banyak jenis tanaman yang biasa di cangkok dan ada juga keuntungannya, seperti mangga, jeruk, jambu biji, melati, nusa indah dan berbagai jenis tanaman, baik buah maupun tanaman hias lainnya. Berikut keuntungan mencangkok tanaman dengan benar.

Keuntungan:
  • Kualitas tanaman sama dengan induknya
  • Bibit yang di cangkok dapat lebih cepat berbuah, begitu juga dengan tanaman hias bunganya cepat tumbuh
  • Bisa di tanam di pot jika tidak memiliki lahan yang luas untuk menanam tanaman
  • Pohonnya tidak terlalu tinggi
  • Tingkat keberhasilannya lebih tinggi
  • Dapat di tanam di perairan dangkal, seperti tepi kolam ikan karena akarnya menyebar di permukaan tanah
Kerugian:
  • Dapat merusak tanaman induk jika tidak dilakukan secara massal (atau dalam jumlah banyak)
  • Tanaman bisa cepat roboh karena tidak memiliki akar tunggang atau serabut
  • Tanaman induk bisa cepat rusak karena banyak cabang atau ranting atau batang yang terpotong
  • Umurnya lebih pendek dari tanaman indu
  • Bagian tanaman induk yang hanya dapat di cangkok sedikit atau terbatas
  • Mencangkok tanaman hanya dapat di lakukan pada tanaman dikotil

Stek

Cara lain untuk memperbanyak tanaman tanpa menanam benih adalah dengan stek. Stek merupakan cara memperbanyak tanaman yang juga terkenal nomor 2 setelah mencangkok.

Jika cangkok menggunakan bagian batang dan menunggu akar muncul, cara stek cukup dengan mengambil bagian tanaman tertentu yang kemudian di tanam di media lain. Ada 3 cara untuk membuat stek, antara lain:

1. Stek akar

Seperti yang sudah di jelaskan di atas, dengan stek akar kita cukup mengambil bagian akar suatu tanaman kemudian memindahkan akar tersebut ke media tanam lain. Tanaman yang bisa dilakukan dengan stek akar adalah sukun dan ceri.

2. Stek batang

Yang kedua adalah stek batang. Anda cukup mengambil batang atau ranting dari tanaman induk yang kemudian kita tanam di pot atau alat tanam lainnya. Tanaman yang dapat digunakan untuk stek adalah tebu, singkong, kembang sepatu dan lain-lain.

3. Stek daun

Dan yang terakhir adalah stek daun. Siapa bilang dengan mengambil daun tanaman, Anda tidak bisa menanam kembali. Beberapa tanaman dapat diperbanyak melalui stek daun ini, termasuk bunga cocor bebek, begonia dan sania.

Teknik-teknik ini terbukti lebih mudah, terutama bagi mereka yang menanam tanaman ini karena dapat menghemat waktu dan biaya, daripada memperbanyak melalui biji, yang tingkat keberhasilannya rendah. Adapun keuntungan dan kekurangan dalam prses stek ini yaitu:

Keuntungan Stek Tanaman
  • Tanaman yang dihasilkan lebih cepat berbuah.
  • Kualitas stek sama persis dengan tanaman induk.
  • Proses pemotongan ini tidak terkendala masalah musim atau cuaca, sehingga bisa dilakukan kapan saja.
Kerugian Stek Tanaman
  • Proses pemotongan lebih mahal daripada perbanyakan benih.
  • Untuk stek, harus ada pohon induknya terlebih dahulu.
  • Jumlah anakan yang dihasilkan dari stek lebih sedikit dibandingkan bila diperbanyak melalui biji.
  • Sistem akar stek tidak kuat.

Okulasi/Menempel

Jika kita mengambil cangkok dan stek dari tanaman induk, untuk teknik sambung atau tempel ini kita menempelkan tanaman lain pada tanaman induk untuk menggabungkan 2 sifat yang berbeda. Teknik ini lebih dominan untuk memperbanyak cabang pada tanaman induk.

Baca juga : Cara Memperbanyak Tanaman Hias dengan Cara Berikut!

Kita cukup menempelkan tanaman muda atau kecambah pada tanaman induknya, sehingga di harapkan nantinya buah atau hasilnya memiliki kombinasi keduanya dan memiliki kualitas yang lebih baik. Beberapa jenis tanaman yang bisa di cangkok adalah jeruk, rambutan, dan durian.

Keuntungan dari Okulasi / Menempel Tanaman
  • Tanaman memiliki sifat baru dan unggul.
  • Persiapan benih relatif lebih singkat.
  • Proses pembuahan dan reproduksi lebih cepat.
  • Produktivitas yang dihasilkan lebih tinggi dibandingkan dengan perbanyakan benih.
  • Pertumbuhan tanaman lebih seragam
  • Proses pengendalian hama dan penyakit lebih sederhana.
Kerugian dari Okulasi/ Menempel Tanaman
  • Butuh keahlian dan pengalaman dalam hal penyambungan.
  • Terkadang terjadi ketidaksesuaian antara pucuk yang menempel dengan tanaman penerima, sehingga tidak tumbuh.
  • Peluang gagal penempelan cukup besar, di bandingkan dengan perbanyakan menggunakan biji.
  • Terkadang hasil cangkok tidak senormal yang di harapkan.
  • Umur tanaman cangkok relatif lebih pendek daripada yang bereproduksi secara seksual

Pembagian/pembelahan

Teknik perbanyakan tanaman tanpa menanam biji dengan pembagian ini jarang terdengar, karena tidak banyak orang yang tahu bahwa teknik ini bisa di lakukan. Salah satu teknik yang bisa di lakukan untuk memperbanyak tanaman lidah buaya.

Caranya yaitu Anda dapat menggali lubang di sekitar lidah buaya akan Anda bagi. Kemudian angkat dan bersihkan akar tanaman dari sisa tanah. Kemudian kita bisa langsung membagi tanaman mengikuti batas alami tanaman tersebut.

Hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena setiap bagian tanaman memiliki pucuk dan akar tersendiri. Setelah itu kita bisa menanamnya dan tanaman lidah buaya yang awalnya hanya satu kelompok bisa menjadi dua kelompok.

Perendaman

Dan cara terakhir untuk memperbanyak tanaman tanpa menanam benih adalah dengan perendaman. Pada dasarnya perendaman ini hampir sama dengan teknik sambung pucuk yaitu mencabut akar tanaman.

Bedanya jika cangkok membutuhkan tanah dan pupuk, sedangkan perendaman jelas membutuhkan air sebagai tempat tumbuhnya akar. Teknik ini biasa di gunakan untuk memperbanyak tanaman hidroponik

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.