Pohon pasak bumi atau Eurycoma longifolia merupakan jenis tanaman yang dicari banyak orang untuk dimanfaatkan, terutama bagian akarnya. Ciri-ciri pohon pasak bumi yang membedakannya dengan tanaman lain harus diketahui dengan benar dan tepat ketika ingin memanfaatkannya.

Akar tanaman ini memang biasa dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk jenis penyakit tertentu. Oleh karena itu, jangan sampai salah mengenali pohon pasak bumi agar khasiat dari akar maupun bagian lainnya bisa dimanfaatkan dengan optimal.

Memangnya, seperti apa ciri atau karakteristik yang dimiliki tanaman pasak bumi? Apa saja manfaat yang bisa diperoleh dari tanaman ini? Bagaimana cara memanfaatkannya sebagai obat tradisional?

Jawaban dan penjelasan lebih detail dari pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat ditemukan dengan membaca artikel tentang pohon pasak bumi di bawah ini!

Sekilas Tentang Pohon Pasak Bumi

Sekilas Tentang Pohon Pasak Bumi

Apa itu tanaman pasak bumi? Pohon pasak bumi merupakan tanaman yang banyak dicari orang di hutan karena memiliki khasiat tertentu. Tanaman ini memiliki beberapa nama atau sebutan lainnya, seperti payong ali, bedara merah, penawar pahit, malaysian ginseng, tung saw, long jack, dan lainnya.

Tanaman berkhasiat yang satu ini memiliki habitat di daerah Asia Tenggara, seperti Malaysia, Kamboja, Myanmar, Laos, Vietnam, Thailand, hingga Indonesia. Pohon pasak bumi termasuk jenis pohon yang tumbuh optimal di hutan dataran rendah.

Berikut ini informasi tentang klasifikasi atau taksonomi dari pohon pasak bumi, yaitu:

Kingdom Plantae
Divisi Magnoliophyta
Kelas Magnoliopsida
Sub Kelas Rpsidae
Ordo Sapindales
Famili Simaroubaceae
Genus Eurycoma
Spesies Eurycoma longifolia Jack

Ciri-ciri Pohon Pasak Bumi

Seperti apa tanaman atau pohon pasak bumi? Anda bisa mengenalinya dengan memperhatikan beberapa ciri-ciri atau karakteristik tanaman pasak bumi di bawah ini, yaitu:

1.  Batang

batang

Ciri-ciri pohon pasak bumi memiliki batang yang bisa tumbuh hingga ketinggian kurang lebih 10 meter. Batang pohon pasak bumi memilki warna cokelat keabuan. Selain itu, tekstur kulit pohonnya terlihat licin.

Batang tanaman pasak bumi tumbuh tegak lurus dan umumnya tidak memiliki cabang. Namun, beberapa pohon kadang tumbuh dengan cabang kecil seperti payung.

2. Daun

daun

Tanaman pasak bumi memiliki jenis daun majemuk. Jumlah lembar daunnya kurang lebih 30 hingga 40 lembar. Masing-masing daun memiliki bentuk lanceolate atau obovatelanceolate. Daun tanaman ini bisa tumbuh memanjang 15 atau 20 cm. Sementara itu, lebar daunnya kurang lebih 1,5 cm hingga 6 cm.

Ciri lain dari daun tanaman ini adalah memiliki warna hijau yang terlihat sangat pekat. Tampilan daunnya juga terlihat sedikit mengkilap. Bagian tangkai daunnya akan terlihat berwarna cokelat kehitaman.

3. Bunga dan Buah

Bunga dan Buah

Ciri-ciri pohon pasak bumi juga dapat dilihat dari karakteristik bunga dan buahnya. Seperti apa bunga pasak bumi? Jika belum tahu, maka bunga pasak bumi memiliki warna merah muda hingga terlihat merah tua. Setiap bunganya memiliki lima buah kelopak yang terlihat cantik.

Lebar bunga tanaman ini kurang lebih 0.6 cm. Permukaan bunganya terlihat berbulu halus. Di bagian ujung bunga juga terdapat benjolan kelenjar. Tanaman pasak bumi memiliki bunga jantan dan bunga betina.

Sementara itu, buah yang dihasilkan tanaman pasak bumi memiliki bentuk bulat telur yang berukuran kecil-kecil. Buah pasak bumi cenderung tumbuh menggerombol. Warna buahnya merah tua hingga terlihat sedikit kehitaman.

4. Akar

akar

Bagian yang dimanfaatkan pasak bumi adalah bagian akarnya. Akar tanaman pasak bumi biasa dimanfaatkan untuk obat tradisional maupun modern. Akar tanaman ini termasuk jenis akar tunggang yang dapat tumbuh lurus ke dalam tanah hingga mencapai kedalaman sekitar 2 meter.

Manfaat dan Kegunaan

Eurycoma longifolia sudah dikenal sebagai tanaman berkhasiat dan memiliki beragam manfaat. Apa saja manfaatnya? Jika belum tahu, maka berikut ini beberapa manfaat dan kegunaan dari bagian-bagian tanaman tersebut, yaitu:

1. Obat Herbal atau Tradisional

Obat Herbal atau Tradisional

Tanaman payong ali banyak dimanfaatkan sebagai obat herbal atau tradisional. Air rebusannya dipercaya dapat menyembuhkan atau meringankan berbagai jenis penyakit ketika dikonsumsi secara rutin.

Masyarakat yang mengkonsumsinya percaya bahwa tanaman ini memiliki beberapa manfaat kesehatan untuk tubuh, yaitu:

  • Obat pemulihan pasca elahirkan
  • Meredakan cacingan
  • Obat disentri
  • Obat gangguan pencernaan termasuk diare
  • Meredakan penyakit kuning
  • Obat malaria

Selain bagian akarnya yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional, masyarakat Vietnam biasa memanfaatkan buah dan bunganya untuk obat herbal.

Bagaimana cara mengkonsumsi pasak bumi? Anda hanya perlu mencari akar pasak bumi yang sudah dikeringkan. Setelah itu, seduh akar tanaman ini dengan air mendidih hingga warna air berubah menjadi lebih gelap. Pada umumnya, Anda bisa menyeduhnya atau merebusnya selama kurang lebih satu jam.

Obat herbal atau tradisional dari akar tanaman ini dapat dikonsumsi secara rutin. Meskipun demikian, untuk penyakit tertentu sebaiknya tetap melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis sebelum mengkonsumsinya secara rutin.

Pada umumnya, obat herbal dari akar tanaman ini memiliki efek samping yang ringan, seperti insomnia. Beberapa orang juga mengalami efek samping lainnya yang berbeda-beda, tetapi tetap masih tergolong cukup ringan dan tidak berbahaya.

2. Suplemen Kesehatan

Suplemen Kesehatan

Selain dijadikan sebagai obat tradisional, pasak bumi juga diekstrak untuk dijadikan sebagai suplemen kesehatan agar tubuh tetap sehat dan prima. Berikut ini beberapa manfaat suplemen kesehatan yang berasal dari ekstrak tanaman berkhasiat ini, yaitu:

  • Menurunkan kadar gula darah
  • Dipercaya bisa meredakan stress
  • Menjaga stamina tubuh
  • Meningkatkan massa otot pada tubuh
  • Menghambat pertumbuhan sel kanker
  • Menambah gairah seksual pada pria
  • Meningkatkan jumlah air mana pada pria

Ekstrak tanaman pasak bumi bahkan dimanfaatkan juga sebagai bahan campuran makanan dan minuman oleh masyarakat.

Kini, sudah banyak ekstrak pasak bumi yang dijual secara offline maupun melalui online shop, sehingga lebih mudah diperoleh. Selain itu, akar tanaman ini yang belum diekstrak dan masih kering berbentuk akar asli juga sudah mulai diperjualbelikan dan cukup mudah diemukan.

Baca Juga: 17 Jenis Tanaman Obat yang Mudah Ditanam di Rumah

Fakta Penting

Fakta penting

Kegunaan pasak bumi memang sangat penting sebagai bahan obat herbal atau tradisional. Akar tanaman ini bahkan digunakan juga untuk pebuatan suplemen kesehatan di era modern seperti sekarang. Manfaatnya yang besar membuat pasak bumi banyak dicari oleh masyarakat.

Di Malaysia, pohon pasak bumi dalam kondisi mentah atau belum diolah bahkan tidak boleh diekspor. Peraturan pemerintah bahkan menyatakan tanaman tersebut merupakan jenis pohon yang harus dikonservasi dan pemanenannya secara liar dibatasi.

Permintaannya yang cukup tinggi dan kaya manfaat akhirnya membuat tanaman ini dibudidayakan secara komersial. Selain itu, dibentuk pula tim peneliti untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang pasak bumi.

Kesimpulan

Ciri-ciri pohon pasak bumi dapat dilihat dari bentuk daun, batang, bunga, buah, dan akar. Pohon tanaman ini bisa tumbuh tegak tanpa cabang hingga 10 meter dengan kulit batang berwarna cokelat keabuan.

Bagian akar tanaman ini biasa dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk meringankan penyakit tertentu. Jika ingin memanfaatkannya, maka sebaiknya mengkonsumsi dengan tepat dan tidak berlebihan. Pastikan juga sudah berkonsultasi dengan dokter ketika akan mengkonsumsinya secara rutin.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.