Ada berbagai macam hama serta penyakit yang menyerang padi. Salah satunya adalah penggerek batang di padi. Penggerek batang bahkan dapat dikatakan sebagai hama pengganggu yang paling utama. Sebenarnya, cara mengatasi penggerek batang pada tanaman padi bukan menjadi hal yang sulit.

Sahabat dapat melakukan pemberantasan sesuai dengan fase pertumbuhan. Serangan penggerek batang padi memang dimulai dari fase persemaian bahkan menjelang masa panen. Pada vase vegetative, larva akan memotong bagian tengah anakan, sehingga padi menjadi kering dan mati.

Gejala serangan penggerek batang padi ini disebut dengan sundep. Gejala yang muncul umumnya seperti munculnya warna putih yang biasa disebut dengan beluk.

Nah, bagaimana cara untuk mengatasi penggerek batang padi? Berikut sejumlah solusinya.

Baca juga:

Cara Mengatasi Penggerek Batang pada Tanaman Padi Secara Umum

Bila dilihat secara umum, berikut langkah yang dapat dilakukan Sahabat untuk mengatasi penggerek batang padi, seperti:

1. Atur Pola Tanaman

Atur Pola Tanaman

Perlu diketahui, memilih waktu penanaman padi yang tepat menjadi cara efektif agar dapat menghindari penggerek batang padi ini. Hindari menanam padi di bulan Desember hingga Januari.

Pada bulan tersebut, suhu, curah hujan dan kelembaban sangat cocok untuk perkembangan penggerek batang padi. Sedangkan, padi yang baru ditanam begitu sensitif pada hama tersebut.

Mengatur waktu tanam juga bisa berdasarkan penerbangan ngengat dan populasi larva tanaman padi. Penanaman padi juga tidak dianjurkan ketika puncak penerbangan ngengat. Penanaman padi dapat dilakukan sesudah 15 hari dari puncak penerbangan ngengat.

Lebih baik, lakukan penanaman secara serentak agar bisa menghindari sumber makanan penggerek batang padi. Dalam satu kelompok tani, batas penanaman paling lama adalah 15 hari.

2. Pengendalian Dengan Cara Mekanis

Pengendalian Dengan Cara Mekanis

Pengendalian penggerek batang padi bisa dimulai dari persemaian hingga pertanaman dengan mengumpulkan telur. Bila terlihat ngengat di sore hari, pengendalian bisa dilakukan dengan memberi lampu perangkap di malam hari.

Lampu ini dikombinasikan dengan bak penampang yang sudah diisi dengan detergen. Sahabat juga dapat mengaplikasikan insektisida karbofuran bila terjadi gejala serangan penggerek batang padi.

Ketika masa panen tiba, Sahabat dapat mengupayakan memotong tanaman hingga serendah mungkin, bahkan hingga mencapai permukaan tanah. Kemudian tambahkan genangan air dengan tinggi 15 cm sehingga pangkal jerami akan cepat membusuk dan larva mati.

3. Pengendalian Hayati

Pengendalian Hayati

Menggunakan musuh alami dengan melepas parasitoid telur juga bisa dilakukan sejak pertanian awal. Sahabat dapat melepas dengan dosis 20 pias per hektar.

4. Pengendalian Dengan Cara Kimiawi

Pengendalian Dengan Cara Kimiawi

Pengendalian dengan cara kimiawi bisa dilakukan dengan catatan jika lebih dari 10% rumpun padi memiliki gejala penggerek batang padi. Penggunaan insektisida juga bisa dilakukan ketika terdapat penerbangan ngengat.

Penggunaan insektisida dilakukan di sekitar tanaman atau lahan yang menjelang panen atau sehari sebelum masa tanam. Dosis insektisida bisa diberikan 7.5 kg insektisida granula per hektar.

Cara Mengatasi Penggerek Batang Pada Tanaman Padi

Cara Mengatasi Penggerek Batang Pada Tanaman Padi

Selain menggunakan sejumlah cara di atas, mengatasi penggerek juga bisa dilakukan sesuai dengan fasenya, seperti:

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.