Cara menyetek tanaman hias – Masih ingat pelajaran IPA waktu SD yang membahas tentang tanaman? Bisa saja Kamu familiar dengan istilah stek. Stek merupakan metode menanam tumbuhan dengan cara  potongan “Tubuh” tumbuhan tersebut, seperti potongan batang, daun, dan batang. Oleh karena itu ada cara menyetek tanaman hias dengan baik dan benar yang bisa kamu pelajari.

Meskipun Kamu memotong bagian tubuh tanaman tersebut, ketika di tanam nanti akan tumbuh akar, sehingga tumbuhan pun dapat terus hidup dan berkembang dengan baik. Untuk itu, ketahuilah cara menyetek tanaman hias yang bisa kamu coba untuk dapat memperbanyak tanaman.

Cara Menyetek Tanaman Hias dengan Baik dan Benar

Untuk melakukan dan memperbanyak tanaman hias pada umum nya mempunyai 2 cara yaitu cara generatif dan cara vegetatif, cara generatif merupakan cara menanam menggunakan bibit dari tanaman hias tersebut, cara ini dapat menumbuhkan tanaman hias lebih lama dibandingkan menggunakan cara vefetatif.

Cara vegetatif merupakan cara yang membuat tanaman hias lebih cepat tumbuh di bandingkan dengan cara penanaman biji, cara vegetatif terdiri dari pencangkokan, okulasi dan stek, tanaman hias banyak di budidayakan dan di perbanyak menggunakan tehnik stek ini.

Ada banyak jenis tanaman hias yang dapat di budidayakan menggunakan tehnik stek ini, budidaya menggunakan teknik stek ini punya banyak keuntungan yaitu perkembangan yang cepat dan pohon tumbuh tidak sangat besar dan juga dapat mempunyai karakter dari indukannya.

Stek ini merupakan tehnik yang bertujuan menumbuhkan bagian dari tanaman sehingga menumbuhkan tanaman hias yang baru, pada umum nya ada 3 jenis stek yang dapat di lakukan yaitu stek daun, stek akar dan juga stek batang.

1. Persiapan Bahan Stek

Pilihlah indukan dari tanaman hias yang akan di stek yang baik dengan batang yang sudah tua dan sehat dan juga bebas dari penyakit hal ini untuk membantu perkembangan bibit tanaman hias agar dapat tumbuh secara optimal. Pilihlah batang yang sudah cukup tua, biasanya di temukan di tempat pangkal tanaman.

2. Bahan Dan Alat

Untuk memudahkan di dalam tehnik penstekan ini maka diperlukan alat yaitu:

  • Pisau Tajam
  • Gunting Dahan
  • Batang yang akan distek
  • Media tаnаm ѕереrtі tаnаh bеrраѕіr, sekam dаn juga рuрuk kandang
  • Polybag dan Plastik
  • Tali pengikat

3. Media Tanam

Agar penyetekan dapat berhasil dan tanaman hias dapat tumbuh secara optimal maka harus diperhatikan media tanam sebagai berikut:

  • Gunakan media tanaman campuran untuk pertumbuhan tanaman hias yang baik
  • Media tаnаm саmрurаn ѕереrtі tаnаh berpasir, ѕеkаm dan jugа рuрuk kаndаng dеngаn perbandingan 1 : 1 : 1
  • Masukkan campuran media tanam tadi kedalam polybag atau pot untuk dikerjakan penyemaian, dengan dikerjakan penyemaian maka taraf kesuksesan tanaman stek ini lebih tinggi, mudah dan bernilai hemat.
  • Wadah media tanam polybag ini harus terlihat bersih
  • Bersihkan polybag dari tanaman lain dan gulma

4. Termin Penyetekan

Pilihlah dan pangkas batang dari tanaman hias orang tua, pilihlah batang yang sehat, tidak berpenyakit dan juga pertumbuhannya yang baik dan juga tengah tidak jaman tumbuh tunas.sebaiknya pilih batang yang agak tua memiliki karakteristik batangnya terlihat kecoklatan.

Potong daunnya tetapi sisakan 2 – 3 helai untuk merangsang perkembangan akar, potonglah dengan diameter lebih kurang 26 cm. Pada bagian bawah tanaman stek ini dibuat 2 sayatan supaya mirip dengan hurup v, hal ini bertujuan menumbuhkan akar yang berada diantara kulit batang dan juga kayu.

Dengan memotong menggunakan 2 sayatan ini terlalu mungkin perkembangan akar yang beih banyak dan lebih cepat dibandingkan dengan mutilasi dengan cara yang mendatar. Kasus terbesar dari tehnik stek ini adalah perkembangan akar yang sulit untuk itu berikan lidah buaya sebagai perangsang akar alami Tanam batang stek ini kedalam polybag kemudian padatkan tanah tersebut agat tumbuh dengan tegak.

Siramlah dengan air dan tambahan lidah buaya sampai tanah terlihat basah dan lembab. Tempatkan polybag pada daerah yang sejuk tapi terbuka, jika terlihat kering siramlah batang stek ini dan beri pelindung. Biasanya tanaman stek ini akan tumbuh dan bertunas jika berumur 1 bulan dan biasanya sudah tumbuh akar, tunas dan daun baru.

5. Perawatan dan Pemeliharaan

Agar tanaman stek dapat tumbuh subur dan dapat hidup dengan baik maka harus diketahui perawatan yang baik

  • Lakukan penyiraman secara rutin pada pagi dan sore harinya terutama pada musim kemarau yang panjang.
  • kontrol secara rutin tanaman agar dapat tumbuh secara maksimal
  • Tempatkan pada daerah yang sejuk dan lembab
  • Memperhatikan juga sirkulasi udara yang baik agar menghasilkan tanaman hias yang maksimal.
  • Beri pupuk untuk menaikkan nutrisi dalam tanah.
  • Bersihkan tanaman dari gulma dan rumput disekitar tanaman.

Setelah Tanaman hasil stek ini tumbuh tunas, akar dan daun maka sudah siap dipindahkan pada tempat yang sudah disiapkan.

Jenis-Jenis Stek

Ada cukup banyak tanaman yang bisa di stek. Namun, sebelumnya mari kami ketahui terlebih dahulu jenis-jenis stek. Di dalam garis besar ada tiga model metode stek, yaitu stek batang, dan, dan akar. Berikut penjelasan lebih lanjutnya:

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.