<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>cara menanam jahe Arsip - Berkebun</title>
	<atom:link href="https://www.berkebun.net/tag/cara-menanam-jahe/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.berkebun.net/tag/cara-menanam-jahe/</link>
	<description>Mari Berbagi Pengalaman</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Oct 2022 12:39:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.1</generator>

<image>
	<url>https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2021/12/cropped-Logo-Pavicon-Berkebun.Net_-32x32.png</url>
	<title>cara menanam jahe Arsip - Berkebun</title>
	<link>https://www.berkebun.net/tag/cara-menanam-jahe/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>3 Cara Budidaya Tanaman Jahe Merah di Polybag</title>
		<link>https://www.berkebun.net/cara-budidaya-tanaman-jahe-merah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mendy]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Oct 2022 12:39:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[cara Budidaya Tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[cara budidaya tanaman jahe]]></category>
		<category><![CDATA[cara budidaya tanaman jahe merah]]></category>
		<category><![CDATA[cara menanam jahe]]></category>
		<category><![CDATA[Jahe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berkebun.net/?p=599</guid>

					<description><![CDATA[<p><img width="563" height="450" src="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/3-Cara-Budidaya-Tanaman-Jahe-Merah-di-Polybag-563x450.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="3 Cara Budidaya Tanaman Jahe Merah di Polybag" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/3-Cara-Budidaya-Tanaman-Jahe-Merah-di-Polybag-563x450.jpg 563w, https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/3-Cara-Budidaya-Tanaman-Jahe-Merah-di-Polybag-300x240.jpg 300w, https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/3-Cara-Budidaya-Tanaman-Jahe-Merah-di-Polybag-768x614.jpg 768w, https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/3-Cara-Budidaya-Tanaman-Jahe-Merah-di-Polybag.jpg 800w" sizes="(max-width: 563px) 100vw, 563px" /></p>
<p>Jahe merah merupakan salah satu varietas dari tanaman jahe. Tanaman rimpang ini, sering dimanfaatkan sebagai...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.berkebun.net/cara-budidaya-tanaman-jahe-merah/">3 Cara Budidaya Tanaman Jahe Merah di Polybag</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berkebun.net">Berkebun</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img width="563" height="450" src="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/3-Cara-Budidaya-Tanaman-Jahe-Merah-di-Polybag-563x450.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="3 Cara Budidaya Tanaman Jahe Merah di Polybag" decoding="async" srcset="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/3-Cara-Budidaya-Tanaman-Jahe-Merah-di-Polybag-563x450.jpg 563w, https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/3-Cara-Budidaya-Tanaman-Jahe-Merah-di-Polybag-300x240.jpg 300w, https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/3-Cara-Budidaya-Tanaman-Jahe-Merah-di-Polybag-768x614.jpg 768w, https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/3-Cara-Budidaya-Tanaman-Jahe-Merah-di-Polybag.jpg 800w" sizes="(max-width: 563px) 100vw, 563px" /></p><p>Jahe merah merupakan salah satu varietas dari tanaman jahe. Tanaman rimpang ini, sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional dan bumbu masakan. Dan ternyata, cara budidaya tanaman jahe merah cukup mudah.</p>
<p>Asalkan media tanam dan asupan nutrisi tumbuhan ini mencukupi, maka jahe merah dapat tumbuh dengan baik. Tidak hanya bisa dibudidayakan di lahan luas, jahe merah juga bisa ditanam dalam polybag. Cara ini menjadi cukup efektif, bagi pemilik lahan sempit.</p>
<p>Jahe merah atau <em>Zingiber officinale Rasc.Var.Rubrum</em> memiliki bentuk yang lebih kecil, dibandingkan jahe biasa. Namun, kandungan zingeron dalam tanaman ini lebih banyak, sehingga rasanya jauh lebih pedas. Kandungan minyak atsirinya juga lebih tinggi.</p>
<p>Varietas jahe yang satu ini, sering digunakan sebagai obat tradisional. Sehingga, tidak heran jika jahe merah lebih banyak dimanfaatkan dalam bidang farmasi dan bahan jamu. Agar manfaat tanaman ini dapat dirasakan, ada baiknya mulai belajar untuk membudidayakan. Bagaimana caranya?</p>
<h2>Cara Budidaya Tanaman Jahe Merah di Polybag</h2>
<p>Jahe merah dapat tumbuh dengan baik, jika cara budidayanya juga baik dan tepat. Pemilihan bibit dan media tanam yang tepat, menjadi salah satu faktor berhasilnya budidaya jahe merah. Untuk itu, simak tips seputar pemilihan bibit, media tanam hingga proses penanaman jahe merah, berikut ini:</p>
<h3>1. Menyiapkan Media Tanam</h3>
<p><a href="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Menyiapkan-Media-Tanam.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1004" src="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Menyiapkan-Media-Tanam.jpg" alt="Menyiapkan Media Tanam" width="985" height="480" srcset="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Menyiapkan-Media-Tanam.jpg 985w, https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Menyiapkan-Media-Tanam-300x146.jpg 300w, https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Menyiapkan-Media-Tanam-768x374.jpg 768w, https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Menyiapkan-Media-Tanam-750x365.jpg 750w" sizes="(max-width: 985px) 100vw, 985px" /></a></p>
<p>Hal utama dalam budidaya tanaman jahe merah adalah menyiapkan media tanam. Untuk mendapatkan media tanam yang baik untuk jahe merah, simak beberapa hal penting berikut:</p>
<ul>
<li>Pilih jenis tanah yang kaya akan unsur hara, salah satunya jenis tanah humus. Campurkan tanah dengan pupuk kandang dengan komposisi 1:1.</li>
<li>Siapkan polybag dengan ukuran minimal 30&#215;30 cm. Jumlahnya bisa disesuaikan dengan keperluan.</li>
<li>Masukkan media tanam dalam polybag. Lalu, diamkan media tanam tersebut selama seminggu, sebelum ditanami bibit jahe.</li>
</ul>
<h3>2. Memilih dan Menyiapkan Bibit Jahe Merah</h3>
<p><a href="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Memilih-dan-Menyiapkan-Bibit-Jahe-Merah-1.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1159" src="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Memilih-dan-Menyiapkan-Bibit-Jahe-Merah-1.jpg" alt="Memilih dan Menyiapkan Bibit Jahe Merah" width="700" height="410" srcset="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Memilih-dan-Menyiapkan-Bibit-Jahe-Merah-1.jpg 700w, https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Memilih-dan-Menyiapkan-Bibit-Jahe-Merah-1-300x176.jpg 300w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a></p>
<p>Sembari menunggu media tanam siap ditanami, maka siapkanlah bibit jahe yang akan ditanam. Perhatikan bentuk hingga warna jahe merah, sebelum menanamnya di media tanam. Perhatikan hal-hal berikut, sebagai salah satu cara budidaya tanaman jahe merah yang baik.</p>
<ul>
<li>Pilihlah rimpang jahe merah yang berukuran besar sebagai bibit.</li>
<li>Pastikan rimpang tersebut tidak rusak akibat serangan hama dan penyakit.</li>
<li>Pilih rimpang dengan warna merah yang cerah.</li>
<li>Pastikan juga rimpang jahe merah memiliki kandungan air yang banyak, tandanya rimpang tidak tampak berkerut.</li>
<li>Jika rimpang yang sehat sudah ditemukan, letakkan rimpang tersebut dalam tempat yang sejuk, tetapi tidak lembab. Siram dengan air dan biarkan beberapa saat, hingga tumbuh tunas baru.</li>
</ul>
<h3>3. Proses Penanaman Jahe Merah</h3>
<p><a href="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Proses-Penanaman-Jahe-Merah-1.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-1162 size-full" src="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Proses-Penanaman-Jahe-Merah-1.jpg" alt="Proses Penanaman Jahe Merah" width="750" height="331" srcset="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Proses-Penanaman-Jahe-Merah-1.jpg 750w, https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Proses-Penanaman-Jahe-Merah-1-300x132.jpg 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></a></p>
<p>Jika sudah 7 hari, maka media tanam sudah siap ditanami bibit jahe merah. Perhatikan rimpang yang dijadikan bibit sebelumnya. Pilihlah bibit yang sehat dan tidak busuk. Kemudian, masukkan bibit dalam setiap polybag.</p>
<p>Tutup bibit dengan tanah, tetapi jangan terlalu padat agar tanaman dapat tumbuh dengan leluasa. Setelah itu, taburkan obat anti jamur untuk melindungi rimpang dari serangan jamur. Letakkan polybag di lokasi yang terkena sinar matahari penuh.</p>
<p>Proses penanaman ini, lebih baik dilakukan di akhir musim hujan dan di awal musim kemarau. Karena sifat jahe merah yang mudah busuk, membuat tanaman ini lebih cocok ditanam di akhir musim hujan. Terkait sifatnya ini, ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan, diantaranya:</p>
<ul>
<li>Terus perhatikan tanaman jahe merah selama 1 minggu. Jika tunas tidak juga tumbuh diatas permukaan tanah, bisa dipastikan rimpang jahe membusuk.</li>
<li>Periksa rimpang tersebut, jika benar rimpang membusuk, maka gantilah dengan bibit yang baru.</li>
</ul>
<h2>Perawatan Tanaman Jahe Merah</h2>
<p><a href="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Perawatan-Tanaman-Jahe-Merah-1.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1160" src="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Perawatan-Tanaman-Jahe-Merah-1.jpg" alt="Perawatan Tanaman Jahe Merah" width="700" height="410" srcset="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Perawatan-Tanaman-Jahe-Merah-1.jpg 700w, https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Perawatan-Tanaman-Jahe-Merah-1-300x176.jpg 300w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a></p>
<p>Setelah jahe merah berhasil ditanam, maka cara budidaya tanaman jahe merah selanjutnya adalah melakukan perawatan hingga tanaman dapat dipanen. Perawatan tanaman ini tidak terlalu sulit, cukup memperhatikan penyiraman, pemupukan serta penyiangan.</p>
<h3>1. Penyiraman Tanaman</h3>
<p>Tanaman jahe merah harus rutin disiram 3-4 kali sehari, apalagi ketika musim kemarau datang. Karena sifatnya yang mudah busuk, maka penyiraman lebih baik dilakukan dengan alat semprot. Hal ini dilakukan agar media tanam tidak terlalu lembab, sehingga jahe merah tidak gampang busuk.</p>
<h3>2. Pemupukan Susulan</h3>
<p>Pemupukan susulan dilakukan setelah tanaman jahe merah ditanam, bisa dilakukan setiap satu bulan sekali. Proses ini dapat dilakukan minimal 3 kali selama proses pertumbuhan. Jenis pupuk kandang atau pupuk organik cair, bisa menjadi pilihan pupuk yang digunakan.</p>
<h3>3. Penyiangan Gulma</h3>
<p>Jangan lupa untuk mencabut rumput liar yang tumbuh disekitar tanaman jahe merah. Jika tidak diperhatikan, gulma dapat terus tumbuh dan mengambil nutrisi yang diperlukan jahe merah untuk tumbuh. Lakukan penyiangan sesering mungkin, jika rumput liar mulai terlihat tumbuh.</p>
<h2>Proses Pemanenan Tanaman Jahe Merah</h2>
<p><a href="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Proses-Pemanenan-Tanaman-Jahe-Merah-1.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1161" src="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Proses-Pemanenan-Tanaman-Jahe-Merah-1.jpg" alt="Proses Pemanenan Tanaman Jahe Merah" width="750" height="500" srcset="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Proses-Pemanenan-Tanaman-Jahe-Merah-1.jpg 750w, https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Proses-Pemanenan-Tanaman-Jahe-Merah-1-300x200.jpg 300w, https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/10/Proses-Pemanenan-Tanaman-Jahe-Merah-1-675x450.jpg 675w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></a></p>
<p>Jika sudah berusia 3-4 bulan, jahe merah siap dipanen. Cara memanennya juga cukup mudah, tanah cukup digemburkan, lalu tanaman jahe dapat dicabut. Setelah itu, rimpang tinggal dibersihkan dari tanah dan batang dipotong.</p>
<h2>Kesimpulan</h2>
<p>Cara budidaya tanaman jahe merah cukup mudah. Memperhatikan waktu penanaman, serta kebutuhan nutrisi tanaman selama proses pertumbuhan adalah hal penting yang harus diperhatikan. Jika cara budidayanya sudah tepat, maka hasilnya akan baik.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.berkebun.net/cara-budidaya-tanaman-jahe-merah/">3 Cara Budidaya Tanaman Jahe Merah di Polybag</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berkebun.net">Berkebun</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Berkembang Biak Tanaman Jahe dan Cara Menanam nya</title>
		<link>https://www.berkebun.net/cara-berkembang-biak-tanaman-jahe/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mendy]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Sep 2022 12:10:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bibit]]></category>
		<category><![CDATA[Hama & Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Obat]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[Berkmebang biak jahe]]></category>
		<category><![CDATA[cara menanam jahe]]></category>
		<category><![CDATA[Makhluk Hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berkebun.net/?p=301</guid>

					<description><![CDATA[<p><img width="686" height="450" src="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/07/ginger-1738098_960_720-686x450.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="Cara Berkembang Biak Tanaman Jahe" decoding="async" srcset="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/07/ginger-1738098_960_720-686x450.jpg 686w, https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/07/ginger-1738098_960_720-300x197.jpg 300w, https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/07/ginger-1738098_960_720-768x504.jpg 768w, https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/07/ginger-1738098_960_720.jpg 960w" sizes="(max-width: 686px) 100vw, 686px" /></p>
<p>Cara berkembang biak tanaman jahe &#8211; Selama berabad-abad, jahe telah menjadi bumbu masakan yang sangat...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.berkebun.net/cara-berkembang-biak-tanaman-jahe/">Cara Berkembang Biak Tanaman Jahe dan Cara Menanam nya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berkebun.net">Berkebun</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img width="686" height="450" src="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/07/ginger-1738098_960_720-686x450.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="Cara Berkembang Biak Tanaman Jahe" decoding="async" srcset="https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/07/ginger-1738098_960_720-686x450.jpg 686w, https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/07/ginger-1738098_960_720-300x197.jpg 300w, https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/07/ginger-1738098_960_720-768x504.jpg 768w, https://www.berkebun.net/wp-content/uploads/2022/07/ginger-1738098_960_720.jpg 960w" sizes="(max-width: 686px) 100vw, 686px" /></p><p>Cara berkembang biak tanaman jahe &#8211; Selama berabad-abad, jahe telah menjadi bumbu masakan yang sangat populer di berbagai masakan. Selain itu, jahe juga telah di gunakan sebagai bahan dalam pengobatan tradisional karena berbagai nutrisi dan kehangatan yang di hasilkannya.</p>
<p>Jahe berasal dari Asia Pasifik dan telah menyebar dari India hingga China. Oleh karena itu, India dan China dikatakan sebagai negara pertama yang <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Jahe">menggunakan jahe.</a></p>
<h2>Cara Berkembang Biak Tanaman Jahe</h2>
<p>Tanaman jahe merupakan tanaman yang sangat bermanfaat bagi manusia dan dapat di gunakan sebagai bumbu untuk di masukkan ke dalam obat. Di daerah dingin, jahe tidak tumbuh dengan baik, sehingga jahe di tempatkan di dalam ruangan dan di tempatkan di pot selama musim dingin dan di keluarkan saat musim dingin berakhir. Berikut cara <a href="https://www.berkebun.net/">berkembangbiak tanaman jahe.</a></p>
<p>Cara berkembangbiak tanaman jahe adalah dengan metode rhizoma atau disebut juga dengan akar tinggal atau bahkan rimpang. Sangat terlihat dari daun, batang dan akar yang tumbuh dari rimpang. Rimpang sendiri merupakan bagian yang tumbuh dari pucuk di bawah permukaan tanah yang biasanya membengkak.</p>
<p>Rimpang tanaman jahe ini akan tumbuh dari tengah kemudian keluar dari dalam tanah, kemudian berangsur-angsur memanjang dan tumbuh menjadi batang tanaman jahe. Setiap daun yang melakukan fotosintesis mengubah energi matahari dan menyimpannya sebagai cadangan makanan di rimpang tanaman yang berada di bawah tanah.</p>
<p>Akar tanaman ini juga akan tumbuh dari rimpang yang nantinya akan menyebar ke dalam tanah dan mentransfer air dan nutrisi yang diserapnya dari dalam tanah. Tanaman jahe yang berkembang biak dengan rimpang ini akan terus memanjang dan tidak membuat rimpang kecil baru dari tanaman induknya.</p>
<p><a href="https://www.berkebun.net/cara-merawat-tanaman-cabe-rawit/" target="_blank" rel="noopener">Baca juga : Cara Merawat Tanaman Cabe Rawit Agar Lebat</a></p>
<h3>Cara Menanam Jahe</h3>
<p>Tidak hanya sebagai bumbu masakan, jahe juga sering digunakan sebagai obat tradisional. Tanaman jahe memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti mencegah penyakit kulit, mencegah masalah perut, dan bertindak sebagai antioksidan dalam tubuh. Selain itu, jahe dipercaya dapat meningkatkan stamina.</p>
<p>Nah, jika Anda sering menggunakan jahe, Anda bisa mencoba menanam bumbu ini di rumah. Tentunya akan lebih praktis karena Anda tidak perlu lagi membelinya di pasar. Berikut merupakan cara menanan jahe.</p>
<h4>Pilih jenis jahe yang ingin Anda tanam</h4>
<p>Anda harus terlebih dahulu menentukan jenis jahe yang ingin Anda tanam agar tidak membuat kesalahan nantinya. Saat ini ada beberapa jenis jahe yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan dan obat tradisional, yaitu:</p>
<ul>
<li>Putih besar merupakan tanaman jahe yang memiliki umbi berwarna putih kekuningan dan berukuran 8-8,5 cm.</li>
<li>Putih kecil adalah jahe dengan umbi putih kekuningan, berlapis-lapis, ukuran 3-4 cm.</li>
<li>Jahe merah dengan umbi berwarna merah atau jingga muda, berlapis-lapis, berbau menyengat dan berukuran 4-4,5 cm.</li>
</ul>
<h4>Membuat bibit rimpang jahe umur 10 bulan</h4>
<p>Setelah Anda menentukan jenis jahe yang ingin ditanam, langkah selanjutnya adalah melakukan pembibitan. Pilih rimpang jahe yang berminyak dan berkulit halus. Umumnya rimpang jahe yang baik di gunakan untuk bibit berumur minimal 10 bulan. Setelah Anda mendapatkan rimpang jahe yang tepat, rendam rimpang tersebut dalam air hangat semalaman.</p>
<p>Kemudian, letakkan rimpang di tanah sampai bertunas. Simpan di tempat yang kering dan tidak mudah terkena sinar matahari langsung. Rimpang jahe bisa dipindahkan ke media tanam saat tunas berukuran 1-2 cm.</p>
<h4>Siapkan media tanam</h4>
<p>Menanam jahe tidak membutuhkan pekarangan yang luas.  Bahkan, Anda bisa menanamnya di pot berukuran 30 cm x 35 cm. Pot ini cukup untuk menanam 3-4 potong jahe. Di dalam pot, masukkan tanah sebagai media tanam. Agar lebih subur, tambahkan campuran kompos dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.</p>
<h4>Pindahkan tunas ke media tanam</h4>
<p>Langkah selanjutnya adalah memindahkan rimpang jahe yang sudah bertunas ke dalam media tanam yang sudah di siapkan. Pertama, potong rimpang jahe menjadi kecil-kecil terlebih dahulu. Setiap bagian dapat memiliki beberapa gulungan. Selanjutnya, tempatkan rimpang 5-10 cm ke dalam tanah. Jika Anda menanam beberapa jahe sekaligus, pastikan ada jarak 5 cm antara jahe agar akarnya tidak berbenturan.</p>
<h4>Rawat sampai waktu panen</h4>
<p>Langkah terakhir adalah mencoba merawat tanaman jahe Anda sampai waktu panen tiba. Agar jahe tumbuh dengan baik, jauhkan tanaman dari sinar matahari langsung dan letakkan pada suhu 24-30 derajat Celcius. Lingkungan yang dingin hanya akan memperlambat pertumbuhan jahe, bahkan menyebabkan bijinya tidak tumbuh.</p>
<p>Siram tanaman jahe setiap hari dengan air secukupnya. Airnya jangan sampai menggenang agar jahe tidak membusuk. Oleh karena itu, pastikan pot yang Anda gunakan memiliki sistem drainase yang baik.</p>
<p>Tanaman jahe Anda akan siap panen setelah 10-12 bulan. Namun ada juga jahe yang dipanen saat baru berumur 4 bulan untuk dijadikan minuman.</p>
<h3>Penyakit dan Hama yang Menyerang Tanaman Jahe</h3>
<p>Karena manfaat nya banyak yang memutuskan untuk menanam jahe di halaman belakang rumah. Jahe dapat hidup dengan mudah bila di tanam langsung di tanah atau di dalam wadah seperti kantong plastik. Tanaman jahe yang tidak di rawat dengan baik akan mudah terserang hama dan penyakit yang bisa menyebabkan tanaman mengering, busuk hingga mati.</p>
<p>Di bawah ini adalah beberapa jenis penyakit dan hama yang menyerang tanaman jahe sehingga mudah mati.</p>
<h4>Layu bakteri</h4>
<p>Apakah tanaman jahe Anda tiba-tiba layu dan menguning meskipun di siram secara teratur? Bisa jadi tanaman jahe Anda terserang penyakit layu bakteri. Penyakit ini di sebabkan oleh bakteri yang masuk ke jaringan pembuluh darah dan kemudian berkembang biak.</p>
<p>Bakteri ini mencegah pucuk dan daun mendapatkan cukup air dan nutrisi untuk bertahan hidup. Rimpang akan tampak basah karena air atau akan memiliki area yang terendam air sehingga bakteri dapat tumbuh dengan mudah.</p>
<h4>Fusarium kuning</h4>
<p>Fusarium merupakan salah satu jenis jamur yang menyerang tanaman jahe dengan cara yang sama seperti penyakit layu bakteri. Pertumbuhan jamur tidak secepat pertumbuhan bakteri, sehingga walaupun terinfeksi jamur, tanaman akan layu secara perlahan.</p>
<p>Salah satu tanda tanaman jahe terinfeksi jamur kuning adalah adanya tunas kuning yang kerdil di antara tanaman sehat. Berbeda dengan layu bakteri yang memiliki rimpang basah, daun fusarium membusuk dan mengering.</p>
<h4>Nematoda simpul akar</h4>
<p>Nematoda sering menyerang tanaman di pekarangan, tetapi pada jahe gejalanya sedikit berbeda. Jika nematoda biasanya menyebabkan tanaman memiliki jaringan yang menonjol, pada tanaman jahe gejalanya adalah pada perubahan penampilan jahe. Jahe menjadi kental, tersumbat dan pecah-pecah.</p>
<p>Kebanyakan penyakit yang menyerang tanaman jahe tidak dapat di sembuhkan, tetapi dapat di cegah. Oleh karena itu sangatlah penting untuk memperhatikan pertumbuhan tanaman jahe yang Anda punya. Hindari mengganti tanaman jahe dengan tanaman tomat, paprika, terong, atau tomatillo karena jenis tanaman ini memiliki beberapa patogen yang dapat menular.</p>
<p>Yang terbaik adalah melakukan solarisasi tanah sebelum menanam jahe di tanah bekas. Penyakit jahe sering kali berasal dari dalam tanah. Gunakan tanah dengan drainase yang baik agar tanah tidak mudah lembab dan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri dan jamur. Itulah cara berkembangbiak tanaman jahe, semoga bermanfaat.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.berkebun.net/cara-berkembang-biak-tanaman-jahe/">Cara Berkembang Biak Tanaman Jahe dan Cara Menanam nya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berkebun.net">Berkebun</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
